Selasa, 23 Mei 2017
Mengejar senja di kotaku
Bukan kali ini saja faskel menerima keterlambatan gaji pada bulan sebelumnya juga dibayar pada bulan berikutnya.
“Komitmen awal pihak Satuan kerja PKP (Penataan Kawasan Permukiman) akan membayar gaji kami (Fasilitator) setiap tanggal satu. Tetapi pada kenyataannya "wallahualam".
Kami juga berkomitmen untuk melaporkan laporan bulanan kami pertanggal 25 (logbok,logbul) kami sudah lakukan itu, kami juga tidak mengeluhkan dampingan yang terlalu jauh dan tidak berimbang dengan gaji kami, yang kami mau komitmen bersama "jangan ada dusta diantara kita"
Padahal, fasilitator meninggalkan keluarga untuk bekerja di kawasan kumuh demi terciptanya masyarakat yang berkarekter menjungjung nilai-nilai kebudayan jakarta yang hari ini hampir hilang, akan Tetapi fasilitator sampai hari ini mereka harus berhutang untuk kebutuhan hidupnya dan untuk turun kelokasi dampingan. Problema ini sudah biasa jika kita tanyakan kepada mereka "faskel Dki" tapi anehnya keadaan ini dianggap hal yang biasa dari tahun ke tahun, malah ada bahasa "keadaannya seperti ini jika tidak mau ya silakan keluar dari program ini".
Beruntunglah jika masih ada fasilitator yang mau mendampingi wilayah kalian.
Bagaikan mengerja senja di kota sendiri
Setiap hari mengorbankan dirinya untuk orang lain sedangkan dirinya belum tentu kuat.
“Jangankan buat bensin makan saja sulit. Kami harap Pemerintah DKI melalui Satker Penataan Kawasan Permukiman (PKP) KOTAKU bisa memahami dan merasakan nasib kami,”
Untuk diketahui, Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) merupakan program pemerintah dalam upaya penanggulangan kawasan kumuh di seluruh indonesia. Dengan konsep pendampingan pemberdayaan yang di dominasi oleh fasilitator eks PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat). Program ini dimulai terhitung tanggal 1 April hingga 31 Desember 2016 dan berkelanjutan
Rabu, 10 Mei 2017
Kunjungan tim 12 ke kelurahan sukapura
Hal ini memastikan jenis usulan kegiatan dalam silaturrahmi ini ada pembahasan yang sedikit serius yaitu : mempertanyakan RW kumuh "Referensi BPS". Adalah bapak markus selaku koordinator LKM sukapura jakarta utara, beliau mempertanyakan status RW. 02 yang tidak termasuk dalam prioritas penanganan,
Yang kedua serah terima pendamping lama dan baru blm dilaksanakan,
yang ketiga jika kita turun lagi atau survey usulan yang kemarin di khawatirkan banyak pertanyaan "kapan pelaksanaannya" jgn cuma di ukur doang..,
Hampir rata2 semua dampingan menayakan seperi itu dan mungkin hal yang wajar bagi kami selaku pendampingan karna ketidak pahaman dalam pendanaan anggaran.
Kami juga menjelaskan tentang pentingnya kolaborasi program, terlebih dukungan pada semua pihak "stekorder". Dalam penanggulan kemiskinan
Kami juga tim 12 meminta Penjadwalan kelapangan untuk memastikan usulan kegiatan di RW01 dan 03, untuk Rw.02 juga disurvey dengan permintaan pak koordinator lkm walaupun tidak ada di BPS, jadwal survey kelapangan ditetapkan pada hari sabtu ini pagi, saran pak markus dan kami juga mengaminkan usulan pak markus.
Jumat, 28 Oktober 2016
Jumat, 30 Oktober 2015
Study Banding berbasis 100.0.100
Jakarta - jum'at pagi KSM nyiur kedatangan tamu dari Berebes, tidak tanggung tanggung membawa pasukan 90 orang yang terdiri dari fasilitator, LKM yg memiliki program PLPBK, TIPP, TOMAS, dan para Relawan, setelah berkunjung ke univ Budi Luhur UBL, Rombongan study Banding ini melanjutkan ke Wilayah kamal jakarta barat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus melihat kondisi yang katanya, akan merancang konsep program pembenahan yang diberi nama Green Kamal Project, membuat kampung wisata petani sampah. disana sudah disambut dengan bapak lurah dan staf, serta dinas PU kecamatan dan tidak ketinggalan para fasilitator jakarta barat,
"Kenapa kami membuat kampung wisata petani sampah. Karena informasi yang diperoleh bahwa potensi terbesar adalah sampah. Artinya, masyarakat belum pandai mengolah namun cukup pandai menghasilkan sampah," kata Putri Suryandari, Program Studi Arsitektur UBL, Putri Suryandari saat menyampaikan sambutan pada acara launching Green Kamal Project, Kampung Wisata Petani Sampah di Taman RW 03, Kelurahan Kamal, Jum'at(30/10) seperti yang telah dikatakan disela-sela sambutan di universitas Budi Luhur.
Lurah kamal bapak abdul karim mengatakan, pihaknya akan mengajak warga RW 03 dan 04 Kelurahan Kamal untuk selalu berpartisipasi dalam hal apa saja terutama dlm hal pembangunan, terlebih di P2KKP mempunyai program Penanganan Kawasan Kumuh dengan konsep 7 indikator., di Rw.03 dan 04 ada semua dan butuh penanganan yg serius ujar bapak lurah abdul karim.
"Kami berusaha mencoba, warga di sini menjadi wiraswasta penghasil sampah dan pemasok sampah. Jadi, sasaran kita kampung ini menjadi tujuan wisata yang isinya menghasilkan produk–produk dari sampah yang diperjualbelikan dalam wisata lokal maupun internasional,
"Jadi, kampung wisata sampah artinya kampung ini akan disulap menjadi tujuan wisata yang produksi sampahnya menjadi seseuatu yang dapat dijual. Jadi, wisatawan yang berkunjung ke Jakarta yang ingin membeli produk dari sampah, dari bandara Soekarno Hatta dapat berkunjung ke Kamal," papar Umi tutik.
Bapak sodik juga mengungkapkan, Kelurahan Kamal dan Tegal Alur sejak tahun 1995 silam telah masuk dalam program Inpres Desa Tertinggal (IDT).
"Sejak masuk dalam program IDT, sudah banyak program pembangunan yang ditujukan di kedua kelurahan ini, tapi kondisinya hingga saat ini masih seperti ini," ujar Sodiq.
Bpk lurah juga menyebutkan, pihaknya mendukung adanya Green Kamal Project Kampung Wisata Petani Sampah yang diprakarsai oleh Universitas Budi Luhur dan KSM Nyiur.
"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Mudah-mudahan dengan adanya pendampingan dari relawan KSM Nyiur dan akademisi, kondisi warga Kampung Kamal akan lebih baik lagi dalam berbagai sektor kehidupan," ujar Abdul karim.
Sangatlah jelas bahwa keterkaitan dengan program P2KKP yang sedang berjalan saat ini, dan pengambilan data yang dilakukan oleh teman2 pendamping yg berbasis masyarakat ini sangatlah berarti, bagaimana tidak tergalinya indikator permasalahan di tingkatan masyarakat ini dengan adanya penyusunan baseline 100.0.100, dengan menghasilkan profil kelurahan.
Senin, 05 Oktober 2015
Berlomba2lah dalam kebaikan
"THE BLIND SPOT"
Semua petinju profesional memiliki pelatih. Bahkan, petinju legendaris sehebat Moh Ali sekalipun jg memiliki pelatih. Yaitu Angelo Dundee yang membantu Ali menjadi Juara dunia 3 kali. Padahal jika mereka berdua disuruh bertanding, sangat jelas Angelo Dundee tidak akan pernah menang.
Mungkin kita ber-tanya2, mengapa Moh. Ali butuh pelatih kalau jelas dia pasti menang melawan pelatihnya?
Ketahuilah bahwa Moh.Ali butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat, tapi karena ia membutuhkan seseorang untuk melihat hal2 yang "TIDAK DAPAT DIA LIHAT SENDIRI"
Hal yg tidak dapat kita lihat dgn mata sendiri itu yg disebut: "BLIND SPOT" atau "TITIK BUTA". Kita hanya bisa melihat "BLIND SPOT" dengan bantuan orang lain.
Dalam hidup, kita butuh seseorang untuk mengawal kehidupan kita, sekaligus untuk mengingatkan kita seandainya prioritas hidup kita mulai bergeser.
Kita butuh orang lain YANG :
×. Menasihati,
×. Mengingatkan, bahkan.....
×. Menegur jika kita mulai melakukan sesuatu hal yg keliru, yg mungkin tidak kita sadari.
Kita butuh KERENDAHAN HATI untuk :
×. Menerima kritikan,
×. Menerima nasihat, dan
×. Menerima teguran.......
itulah yang justru menyelamatkan kita.
Kita bukan manusia sempurna.
Jadi, biarkan orang lain menjadi "mata" kita di area 'Blind Spot' kita, sehingga KITA BISA MELIHAT apa yang TIDAK BISA KITA LIHAT dgn 'pandangan' kita sendiri...
Mari kita saling nasehat menasehati dalam kebaikan dan kesabaran.
Senin, 31 Agustus 2015
Kamis, 27 Agustus 2015
Subuh
Hati galau baca ayat al-qur'an,
Niscaya hati kan terasa teduh,
Selamat pagi kuucapkan,
Dan selamat menunaikan sholat subuh
__________________________
Bedug masjid telah di tabuh,
Diiringi merdu suara azhan,
Selamat menunaikan shalat subuh,
Dan mat pagi duhai idaman
__________________________
Jalan-jalan ke dermaga,
Lihat kapal mulai berlabuh,
Kuucapkan buat yang tercinta,
Selamat menjalankan sholat subuh
__________________________
Jika di akherat ingin masuk surga,
Kepada Allah SWT harus patuh,
Selamat pagi duhai cinta,
Dan selamat sholat subuh
_________________________
Pagi-pagi kita olahraga,
Olahraga buat jaga kesehatan tubuh,
Buat engkau yang kudamba,
Selamat sholat subuh
Selasa, 11 Juni 2013
Kepemimpinan Masyarakat Manusia
|
|
Binatang
|
Manusia
|
|
Kriteria
|
Penekanan pada kemampuan fisik
dan mental
|
Penekanan pada kemampuan
bertindak sesuai moral dan pengabdian dalam arti yang luas
|
|
Cara Mendapatkan Pemimpin
|
Adu kekuatan dan kepandaian
|
Adu perbuatan baik yg
tulus/kebajikan/kearifan
|
|
Cara Memimpin
|
Otoriter, orientasi
kekepentingan diri sendiri, mempertahankan kekuatannya dengan membuat yang
lain tidak berkembang (mendapat sisa-sisa) dan tetap tergantung, melindungi
kumpulannya dengan kekuatan fisik dan mentalnya
|
Mendengarkan, orientasi
kepentingan masyarakat, melayani, mengembangkan/ mendorong kemajuan bagi
masyarakat yang dipimpinnya, memberi perlindungan kpd yg lemah
|
|
Sikap terhadap Bibit Unggul
|
Dibunuh/dimusnakan untuk
mempertahankan kedudukan bukan kemajuan masyarakatnya
|
Dipelihara dan dipersiapkan
menjadi penggantinya agar bermanfaat bagi kemajuan masyarakatnya
|
|
Sikap Masyarakat yang
Dipimpinnya
|
Takut dan melayani pemimpin
mereka
|
mencintai/menyegani,
menghormati, merdeka, terinspirasi mengikuti tauladannya tetapi secara kritis
melakukan koreksi bila ddibutuhkan
|



